“Insya Allah nanti bisa dibuktikan bagi mereka yang telah berjuang setelah lebih dari 60 persen warga Depok yang juga berupaya keras untuk bisa melanjutkan Pemeritahan Kota Depok yang lebih maju, religius, berbudaya dan sejahtera,” paparnya.

Suasana deklarasi tersebut berubah menjadi haru ketika istri Mohammad Idris, Hj Elly Farida memberikan pesannya langsung kepada bakal calon dan peserta yang hadir di acara itu.

Bunda Elly yang saat ini masih dirawat di rumah sakit karena Covid 19, menyampaikan pesannya melalui video call.

“Saya saat ini ada di kejauhan namun batin dan raga saya ada disini, mohon izin saya ingin menyampaikan sesuatu pesan untuk sang pejuang tercinta. Jika ingin berkedudukan mulia di sisi Allah, jangan mengolok-olok apalagi dengan kebencian dan jika ingin menjadi pemimpin yang kasatria, jadilah pemimpin pejuang bukan pecundang. Saat berada di tempat tinggi, menengoklah ke bawah dan merendahlah dengan seksama. Kejarlah cita-cita setinggi asa dengan cinta dan tetap beretika. Selalu bersemangat dan berkhidmat untuk rakyat, dengan tekad yang kuat dan luruskan niat, untuk Depok yang lebih baik dan bermartabat, Indonesia kuat, salam semangat, selamat berjuang yakinlah Allah SWT bersama kita,” ungkap Elly dalam video callnya.

Sontak suasana menjadi penuh haru dan membangkitkan semangat bagi peserta deklarasi yang hadir di acara tersebut.